12 Desember 2010
Dari info rahasia
Amerika yang bocor dikabarkan bahwa anggota kerajaan Arab Saudi menggelar
sebuah pesta Halloween akhir tahun lalu di sebuah villa. Pesta sangat rahasia
ini dijaga ketat aparat keamanan. Banyak minuman keras dan perempuan dalam
pesta itu.
Berita ini dipublikasikan oleh Wikileaks berdasarkan isi memo diplomatik dari
Kedutaan Besar AS di Jeddah kepada Departemen Luar Negeri di Washington yang
dipantau harian The Guardian, Selasa, 7 Desember 2010.
Pesta itu digelar oleh pangeran kerajaan dari keluarga Al-Thunayan. Para
diplomat mengatakan identitas sang pangeran harus dirahasiakan. Pesta itu
bahkan disponsori sebuah perusahaan minuman energi asal Amerika Serikat.
"Alkohol, yang dilarang keras oleh hukum Saudi dan adat setempat, namun
terlihat berlimpah ruah di bar area pesta. Bartender asal Filipina yang mereka
sewa meracik cocktail punch dengan sadiqi, minuman keras lokal," tulis memo
itu. "Berdasarkan pengamatan sejumlah tamu wanita juga adalah pekerja malam."
"Meskipun tidak menyaksikan langsung, penggunaan minuman yang dilarang lumrah
di lingkungan sosial mereka." demikian kata Martin Quinn seorang Konsuler
Amerika Serikat di Jeddah
Pesta semacam itu sangat terjaga kerahasiaannya. Dengan penjagaan superketat,
hanya mereka dari kalangan kerajaan dan superkaya yang bisa bergabung.
Mayoritas pangeran di Arab juga umumnya memiliki bodyguard sewaan dari Nigeria
atau sejumlah negara di Afrika.
Dalam sebuah pesta biasanya dihadiri lebih 150 laki-laki dan perempuan, yang
mayoritas usia 20-an dan 30-an. Mereka masuk melalui penjagaan ekstra ketat. "Mirip
sebuah klub malam di luar kerajaan: banyak alkohol, pasangan muda menari,
seorang DJ, dan tamu berkostum pesta."
Sumber : vivanews.com
dan sumber lain








